218Shares

Apa saja yang terjadi saat rally berlangsung

 

Berikut adalah tulisan singkat mengenai apa yang dilakukan peserta dan tim pendukungnya selama mengikuti AXCR. Rally dilakukan selama 6 hari, dan setiap harinya disebut dengan Leg1, Leg2 dst hingga Leg6. Sedangkan untuk 3 hari sebelum rally kita sebut saja dengan Leg0, Leg-1 dan Leg-2.

Leg-2 dan Leg-1, peserta dari LN semua sudah terlihat hadir untuk mempersiapkan kendaraannya. Biasanya mereka langsung daftar ulang baik untuk peserta, tim servis, manajer dan media. Pendaftar akan mendapatkan paket berupa booklet, kaos, stiker untuk dipasang di kendaraan, dan souvernir. Semua akan dicek kembali passport dan bukti pelunasan pendaftarannya. Khusus pereli, akan dicek surat-surat kendaraannya, dalam hal ini BPKB dan STNK dan jangan lupa international license dari perwakilan FIA masing-masing negara. Untuk yang BPKB dan STNKnya sudah bilingual, sudah lengkap. Untuk yang masih dalam Bahasa Indonesia, siapkan terjemahan dari Penerjemah Tersumpah. Yang tidak kalah penting adalah ambil posisi pedok. Sambil melepas kangen, semua sibuk membongkar containernya. Waktunya untuk merakit kendaraan, stel sana sini, pasang stiker dan tentunya test drive.

Leg0 (biasanya hari Minggu), sejak pagi akan dimulai dengan scrutineering. Siang akan dimulai briefing untuk peserta dan tim servis, serta (secara terpisah) untuk media. Briefing sudah mulai membahas track yang akan dilalui esok hari. Pastikan kita mendapatkan route book untuk perjalanan Leg1. Saat briefing, Clerk of the course (COC) dan Director akan menginformasikan hal2 yang harus diperhatikan, termasuk jika ada perubahan route. Sore hingga malam dilanjutkan dengan opening ceremony. Opening ceremony dapat diawali dengan konvoi atau tidak. Yang pasti, masing2 peserta akan diundang ke podium start untuk di-announce yang sekaligus menjadi lokasi foto yang ditunggu. Peserta dari Thailand biasanya baru terlihat di hari ini.

Leg1 (biasanya hari Senin). Sejak dini hari terlihat peserta sudah mulai bersiap2 dan menyelesaikan sarapannya. Sempatkan mengecek apakah ada bulletin, siapa tahu ada info terbaru utamanya perubahan route book. Sekitar jam 07.00 peserta motor sudah mulai dilepas sesuai nomor startnya. Jangan lupa, sebelum start mintalah kartu control, untuk pencatatan hasil perjalanan selama Leg1, sekaligus mengetahui jam berapa tepatnya kita akan melakukan start, berapa target time-nya, berapa maximum time-nya. Jeda antar motor 1 menit. Dari motor terakhir ke peserta mobil pertama jedanya 1 jam, dan selanjutnya jeda antar mobil dapat 1 atau 2 menit, bergantung keputusan panitia. Perjalanan tahap 1 biasanya akan melalui road section (RS) menuju tempat start Selective Stage (SS). Sesampainya di SS, kita kembali mengantri memasuki SS. Start kembali sesuai nomor start, dengan jeda seperti yang dijelaskan di atas. Di tengah2 SS, peserta akan memasuki garis finish SS1 dan lanjut ke Service Area untuk perbaikan, isi bahan bakar serta makan dan minum. Setelah selesai, lanjut kembali menunju SS2. Waktunya sejak finish SS1, Service Area hingga lapor SS2 adalah 20 menit. Lebih dari itu akan dikenakan penalty waktu. Selesai SS dilanjutkan perjalanan menuju hotel untuk persiapan esok hari. Malamnya jam 19.00 makan malam bersama, dilanjutkan dengan briefing seperti yang dilakukan kemarin.

Leg2-Leg6. Sama dengan Leg1.

Khusus pada Leg6, setelah menyelesaikan RS2 biasanya langsung dilakukan closing ceremony sesuai urutan hasil akhir lomba. Malamnya akan dilanjutkan dengan makan makan serta penguman pemenang dan pembagian trofi.

Jika lokasi finish jauh dari tempat start, maka keesokan harinya semua peserta akan dimobilisasi menuju lokasi start untuk kembali mempersiapkan pengiriman pulang kendaraannya.

Untuk merasakan keseluruhan serunya rally ini, tidak ada kata lain selain kata “IKUT”. Saya jadi teringat pesan um Rudy Poa saat pertama kalinya mendampingi timnya di tahun 2017. “Kita harus punya plan, strategi dan manajemen tim yang ok. Gak cukup hanya ngebut saja. Kita mau balapan selama 6 hari”, ujarnya.

Yuk, daftar rame-rame mewakili Indonesia di pentas internasional.

— (rim)

218Shares
WhatsApp chat