57Shares

Munas IOF ke VI selesai sudah. Acara yang digelar oleh IOF Pusat yang bekerjasama dengan IOF DKI pimpinan Iwan Syakri  ini berakhir sukses.  Acara yang digelar di Grand Whiz Point Square lantai 6 ini dihadiri oleh seluruh pengda IOF Indonesia. Acara yang digelar mulai hari Sabtu dimulai pada pukul 09.00 pagi dengan menyajikan tarian Aceh hingga Papua. Tarian yang melambangkan persatuan dan kesatuan Indonesia. NKRI harga mati ujar Bimo dari Papua.

Gelaran yang diselenggarakan ini juga agenda puncaknya adalah pemilihan ketua baru. Ketua Umum IOF adalah Irjen Pol Sambudi Gusdian, pria kelahiran Magetan Jawa Timur yang sekarang berdinas di SSDM Polri. Beliau pernah menjabat sebagai Kapolda Kepri sebelum akhirnya berdinas di Jakarta. Pria yang sudah memakan asam garam dunia offroad ini pernah menjajal kegiatan Djarum Adventure Offroad, Seleksi DCI tahun 2005 dan masih banyak lagi. Pria yang berperawakan tinggi besar dan berwibawa ini didukung oleh 17 Pengda seluruh Indonesia yang di pelopori oleh Harjanto, Ai Mangindaan, Windi Politon, Arya dan pengda lain di tanah air.

Dalam kesempatan itu juga hadir para Founder yang pada tanggal 22 November 1999 dulu, mendeklarasikan berdirinya IOF. Para Founder yang hadir diantaranya Wijaya Kusuma, Hendrik Badu, Yola, Yuma Wiranatakusumah, Sjamsir Alam, Justinus Sjahlim, Moko Karsono, Hary Sanusi, Johny Lintau, Hidayat.  Sedangkan Daday tidak bisa hadir karena sakit, Hary Irawadi yang bermukim di Bandung, Ismail Djohan yang bermukim di Bali tidak bisa hadir.

Flashback kebelakang bahwa IOF berdiri di tahun 1999, dimana saat itu para pelaku offroad tanah air waktu itu berdatangan dari penjuru Indonesia mendeklarasikan berdirinya IOF di Jatiluhur, terpilih ketua pertama adalah Hary Irawadi dari Club Maung Bandung. Banyak para pelaku sejarah offroad tanah air yang sekarang sudah tidak terlihat lagi, seperti pemilik hotel Trio Bali (gue lupa namanya ) yang selalu menjadi markas kegiatan kejurnas offroad serie terakhir di Bali, Alex Pribangun Tranka Offroad. Offroad awal mulanya tidak lepas dari kiprah mas Tantyo Sudharmono yang justru merupakan pendiri HCCI (Hill Climb Club Indonesia) dan penyelenggara kegiatan offroad pertama tanah air yang diselenggarakan di Bromo, HCCI serie pertama (1989) dan gelaran serie kedua HCCI di Yogya Kaliurang dan finish Prambanan (1990). 

Perbedaan pandangan tentang cabang olah raga Offroad yang menjadi pemicunya.  IOF dahulu sempat membuat acara event offroad di Markas Kopassus Group 2 di Serang dan Bumi Karang Pilang TNI AU Surabaya. 

Jaman berganti, Pak Joko Pramono memimpin IOF periode ke 2, Pengda pun di bentuknya secara cepat. IOF berkembang pesat dan ditangan beliau pula event offroad semakin berkualitas. Bekerjasama dengan Kemenpora dan Kementerian Pariwisata menyelenggarakan Event Internasional mulai dari event Java Challenge dilanjut dengan event Diplomat Challenge of Indonesia yang berakhir di tahun 1996 kemudian berubah menjadi BEE dan terakhir menjelma menjadi IOX. Saat gempa dan tsunami beliau pulalah yang banyak berjasa memberangkatkan pasukan IOF sebanyak 56 kendaraan masuk kelambung KRI Macan menuju Calang. Atas lobby beliau KASAL waktu itu Laksamana Kasenda mengijinkan satu kapal Khusus mengangkut team IOF. Calang yang gelap gulita bisa hidup karena team IOF, Genset yang tergeletak dihidupkan, doser rusak dinyalakan. Itulah saatnya kota Calang hidup kembali.  Kota Calang yang berada di pesisir barat Aceh ini berdiri kembali karena Kontribusi IOF !!!

Saat ulang tahun Basarnas Apel Siaga di Merak saat itu dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. maka IOF berada di barisan defile paling depan karena hubungan baik Pak  Mayjen (Mar.)  Joko Pramono dengan Kepala Basarnas waktu itu Letjen Alfan Baharudin yang penggiat Offroad. Ya  IOF. Melambung namanya saat itu sampai membuat iri kesatuan lain.

Periode berikutnya (Periode ke 3) adalah Jenderal Polisi Roesmanhadi memimpin IOF Periode ke 2 tahun 2010-2014. Pria kelahiran Madura ini merubah istilah Komisariat Daerah berubah Menjadi Pengurus Daerah, Istilah President IOF berubah menjadi Ketua Umum IOF.  Manajemen keanggotaan di perbaiki KTA mulai di terbitkan. Aturan cabang olah raga offroad di standardisasi. Beliau pula yang memimpin IOF saat terjadi bencana banjir Jakarta, Gempa Yogya dan Tsunami Aceh. 

Periode ke 4 jabatan di teruskan oleh Bapak Askar Kartiwa, Pria yang pernah menjabat sebagai Presiden Direktur Antareja, anak perusahaan Medco ini meneruskan program program IOF, diantaranya  bekerjasama dengan United Nation For Climate Change di Bali dalam acara kerjasama pelestarian alam. Program Tread Lightly ! juga di canangkan, program tentang offroad ramah lingkungan. Lanjut kegiatan Sertifikasi IOF dan kegiatan tentang JEEP Gathering record MURI 1000 Jeep, adalah program pak Askar Kartiwa yang sempat membuat Sentul penuh dengan lautan JEEP.  Terakhir IOF mendukung team Indonesia berlaga di event Internasional Asia Cross Country Rally.

Kemudian membuat program Website IOF serta mendirikan sekretariat IOF di Mampang. Pada era ini pula di perkenalkan tentang rapat IOF yang dilakukan secara online sehingga bisa diambil keputusan cepat dan hemat biaya. Kerjasama IOF dan IMI yang memiliki keuntungan kedua belah pihak juga dijajaki namun ditunda menunggu kepengurusan baru. 

Kali ini Giliran Irjen Pol Sambudi Gusdian yang meneruskan tongkat estafet kepemimpinan.  Sejarah sudah dicatat, perjalanan IOF berlanjut. Para Founder, berharap pondasi yang telah diletakkan untuk diteruskan dan yang baik bisa di lanjutkan. Kerjasama dengan IMI atas MOU yang tertunda perlu dikaji ulang untuk diteruskan lagi dengan keuntungan bagi kedua belah pihak. Menjaga hubungan baik dengan mitra strategis lainnya seperti Basarnas, Kementerian Pemuda dan Olah Raga  kemudian Kementerian Pariwisata diharapkan mampu menjadikan IOF lebih baik lagi. Kibarkan bendera IOF Offroad Go… 

Semoga Pengurus yang terbentuk dapat meneruskan tongkat estafet yang dan rekam jejak yang di torehkan oleh Ketua Umum dan Jajaran Pengurus sebelumnya. Tentunya Organisasi besar bisa berkembang bila tidak melupakan sejarah dan belajar dari masa lalu untuk masa depan yang lebih baik

Selamat bertugas pak Sambudi dan jajaran pengurus baru ….

Para Founder IOF
Ketua IOF ke II pak Djoko Pramono
Ketua IOF Mendukung Team Indonesia yang berlaga di AXCR
WhatsApp chat