89Shares

Small beat Fast

Mobilnya kecil dan pengalaman saya dulu,  Suzuki Jimny selalu
luput dari pemberitaan. Mungkin karena kendaraanya kecil
selalu dipandang sebelah mata oleh lawan lawannya. Tetapi
terbukti team kami Suzuki Sport Indonesia dan kancil offroad
team dimana saya bergabung tahun 1991-1996 bisa mengalahkan
team papan atas pada kejuaraan offroad speed Puspita Saguci
500 dan SODA Offroad Racing.
Sejarah juga membuktikan bahwa Kenjiro Shinozuka dengan
navigatornya Eiji Chiba pada tahun 2015 juara 2 umum dan juara
1 kelas bensin.

Ditahun 2018 Kenjiro Absen, Team Suzuki Japan diwakili Garage
Monchi yang dipimpin oleh Satoshi Takeno. 3 Suzuki Jimny ikut
serta dalam kejuaraan ini. 1 Satoshi Takeno, 2. Kou Hamaguchi
dan 3. Sinichi Morita. Team yang jauh dari hiruk pikuk dan
mekanik yang jumlahnya sedikit. tetapi bisa membuktikan bahwa
team Suzuki tidak bisa dipandang sebelah mata.

Satoshi Takeno ini adalah pemilik Garage Monchi, pemimpin pasukan Bushido dengan team yang sederhana. Tetapi bisa melawan team besar. Sallutt.

Satoshi Takeno tinggal di kota kecil Yokkaichi Prefektur Mie, ya tempat ini tempat pembalap besar dilahirkan. Kalau anda dengar Suzuka sirkut nah letaknya sama di Prefektur Mie dan hanya 12 km saja dari Yokkaichi.

Orangnya ramah dan mau berbagi, saya beberapa kali diskusi dengan dia tentang bagaimana membangun mobil yang tangguh. 

Thanks Satoshi San. See you in 2019.

 

 

 

WhatsApp chat