221Shares
WIJAYA KUSUMA S

JIMNY WIDE untuk Asia Cross Country Rally

Awal mulanya Wijaya Kusuma  (Jaya), mencari tahu tentang kendaraan apa yang cocok untuk di medan Asia Cross Country Rally. Sempat kepikirian antara membangun Suzuki Vitara 2 Pintu atau cherokee. Sempat pula melirik Isuzu D Max untuk dipersiapkan lomba AXCR.   Saya mencoba coba riset kecil kecilan dan data pemenang saya buka, ternyata Kenjiro Shinozuka beberapa kali menjuarai AXCR dengan menggunakan Jimny Wide. Kemudian Satoshi Takeno 5 kali podium dari 7 kali ke ikut sertaanya.

Akhirnya saya memutar otak dengan mencari tau lebih jauh tentang Jimny Wide, Nyari mobil jimny wide di Indonesia seperti nyari jarum daam jerami, Barangnya jarang banget.  Tentunya pilihan Jimny karena saya juga confident dengan Suzuki Jimny maklum selama 6 tahun ikut offroad dulu tergabung dalam Suzuki Sport Indonesia.  Selebihnya team privateer juga dengan Jimny. Tercatat Wijaya Kusuma pernah ikut dalam team Kratingdaeng Offroad Team, Falken Offroad Team, Bridgestone Offroad Team dan terakhir mendirikan club sendiri Kancil Offroad dan 4XFUN offroad.

 

Banyak yang bertanya kenapa sih Jaya yang sudah gaek masih aja ikutan offroad. Bahkan Ibu nya menanyakan hal yang sama. Menyampaikan kekuatirannya. 

Ya, cita cita saya ikut Dakar Rally di tahun 1997.  Dulu startnya masih di Dakar hingga Agadez. Saat itu juaranya adalah Kenjiro Shinozuka dan dia satu satunya orang asia yang pernah menjuarai Dakar dan juga World Rally Championship. Dia menjadi magnet dunia karena dia lah orang Asia pertama juara Dakar.  

Dulu saya sempat terpikir membangun Suzuki Vitara untuk ikut Dakar rally.  Namun besarnya biaya dan juga sulitnya mengirim kendaraan ke Dakar membuat Angan angan itu pupus sudah.  Saya tepuk pipi saya whoi jangan mimpi whoi. Saya pikir beneran taunya saya mimpi, tong kempes kok beraninya nyoba Dakar rally.

Asia Cross Country ini sudah di gelar selama 24 kali di Asia, ini luput dari pengamatan saya, maklum setelah sibuk bekerja berkurang sudah waktu untuk kegiatan otomotif.  Sampai pada suatu ketika saya mengamati selama 3 tahun berturut turut Asia Cross Country Rally. Saya mulai tertarik pada tahun ke 4 keterlibatan saya dalam AXCR. (2018), Saya sempatkan datang ke Phnomphen dan melihat langsung modifikasi para peserta dan track offroad yang dilalui.   Situasi kekerabatan yang ada di event ini dan gotong royong antar peserta mengingatkan saya pada event Saguci dulu yang digelar oleh Moko Karsono Puspita Offroad di era tahun 1990 disentul, 1991 di Purwakarta dan seterusnya. Melihat medan dan kekerabatan antar peserta ini yang membuat saya makin tertarik ikut Asia Cross Country Rally.  Well ini adalah debut come back saya untuk ikut dalam cross country rally sebagai peserta setelah pensiun panjang dari tahun 2009 lalu.

Singkat cerita saya akhirnya memutuskan ikut serta event ini. Saya memulainya dengan membeli jimny wide warna abu abu standar,  Typenya adalah JB 33 yang saya convert jadi JB43 dan rubah menjadi 1500 cc M series engine.  2 bulan setelah kembali dari Phnomphen saya memutuskan membeli Jimny Wide ini.  Sempat bingung mau membangunnya dimana ? beruntung ketemu dengan Iwan Strato yang menawarkan membangun di Quadro motor yang terletak di Kafi II no 33. Bengkel ini adalah bengkel private milik Bahgya R.  Peralatan yang cukup lengkap dan space bengkel yang luas memudahkan kami membangunnya.  Kami mulai dengan melucuti mesin dan memisahkannya dengan chasis dan bodi mobil.

Tentunya membangun dari awal perlu maestro yang sangat mengerti tentang mobil. Pilihannya tentu ke Yasin Fadillah karena dia cukup pengalaman dan memakan sam garam dunia offroad. Dia juga mengikuti training mechanic di MAN, IVECO dan alat berat selain pengalamannya didunia offroad. Dia adalah saudara dekat Yuma WK sang offroad legend Indonesia.

Studi banding ke Jepang di bulan Desember 2018 juga dilakukan untuk mengurangi kesalahan saat membangun mobil.  pertama yang dilakukan adalah mereinforce atau menguatkan chasis. Beruntung saat di Cambodia lalu ketemu Satoshi Takeno pemilik garage monchi yang ramah. Resep bangun jimny di berikan semua.  Mulailah menguatkan chasis, setting suspensi dan seterusnya. Proses pengerjaan cukup lama juga sekarang sudah memasuki bulan ke 5 pembangunan mobil ini dan semoga bulan depan mobil sudah siap untuk test running  engine. Detailnya akan diinfokan di jilid dua ya

de…..h

 

 

 

221Shares
WhatsApp chat