Isdire Esteve Spaniard dengan kebutuhan khusus di Dakar !

5Shares

Isidre Esteve akan berpartisipasi dalam Reli Dakar yang kedua kali berturut-turut dengan Tim Reli Repsol. Pembalap Spanyol akan menghadapi tantangan untuk meningkatkan posisi 21 yang ia capai di peringkat keseluruhan untuk mobil tahun lalu. “Kami lebih siap dari sebelumnya, dan kami memiliki peluang untuk merebut tempat di antara pembalap papan atas. Ini tidak akan mudah, meskipun kami telah membuat kemajuan luar biasa”, ia menyatakan selama presentasi resmi timnya, yang berlangsung Senin lalu di Repsol Kampus di Madrid.

Dakar 2019 akan menandai akhir musim yang sangat intens di mana Isidre Esteve dan co-driver Txema Villalobos telah melihat sendiri kemajuan signifikan dalam prototipe BV6 , berkat kontrol yang diadaptasi pada kemudi oleh Guidosimplex. Versi terbaru Sodicars Racing lebih pendek dengan suspensi dan pengereman yang lebih efisien dan ban BFGoodrich All-Terrain T / A KDR2 +, yang ideal untuk rute Dakar baru di Peru.

Pada 24 Maret 2007, Jalan hidup Esteve beruba. Di Baja Almanzora Spanyol (Almeria), Esteve jatuh parah setelah menabrak batu di dasar sungai yang kering. Dia menderita cedera tulang belakang yang serius dan bergantung pada kursi roda. Karirnya pada sepeda motor akhirnya berakhir – tetapi bukan karir Dakar-nya. Pada tahun 2009 ia kembali dalam Ssangyong Kyron yang dipersiapkan khusus untuk pembalap berkebutuhan khusus.

Delapan tahun kemudian pada tahun 2017 ia kembali ke Dakar dengan Mitsubishi Pajero dengan sponsor utama Repsol dan KH-7, dia meraih posisi ke-35 di peringkat keseluruhan dan ke-4 dalam kategorinya. “Sebelum kami memulai Dakar 2017, kami bahkan tidak akan bermimpi untuk menyelesaikan posisi ini,” kata Esteve setelah reli. 

BACA JUGA  Giniel de Villiers Pimpin Dakar dan Loeb menang Stage 2

Pada bulan Juni 2017, dia mempresentasikan proyeknya untuk Reli Dakar 2018 – “Tim Rally Isidre Esteve Repsol” – dan memulai debutnya dengan prototipe baru Sodicars Racing BV6 dari Perancis, pertama di Baja Spanyol Aragon dan kemudian di Oilibya Morocco Rally.

“Ini adalah proyek paling ambisius sejak saya memutuskan untuk bergabung kembali dengan mobil pada 2009,” kata warga Spanyol itu. “Tujuan saya adalah mencapai prestasi di mobil seperti apa yang saya lakukan pada sepeda motor.” Tentang mobil barunya dia berkata: “Mengemudi kendaraan ini benar-benar memotivasi saya. Saya merasa seperti memulai babak baru dengan mobil yang benar-benar kompetitif. Sekarang saya tahu bahwa saya dapat benar-benar kompetitif, sesuatu yang sebelumnya belum mungkin.”

Cerita diambil dari box repsol