Jakkrit Chawtale Jawara Asia Cross Country 2017 siap merebut podium kembali

Jakkrit Chawtale

Local Hero with International result

Tentang Jakkrit Chawtale

Jakkrit Chawtale pria kelahiran 1 November 1982, ini adalah pemilik JC Dirt Shop yang terletak di Ban Sattahip, Chon Buri, Thailand Dirt Bike shop yang menyediakan perlengkapan offroad road dua yang cukup lengkap. Oleh karena itu tak heran Jakkrit punya pengalaman yang cukup dibidang olah raga offroad roda dua.  Jakkrit mempunyai reputasi yang cukup baik. Tahun lalu (2018) Jakkrit sempat memimpin Leg 1 namun puncak klasemen terpaksa diserahkan ke Yoshio Ikemachi dari Jepang, sang veteran Dakar Rally.  Ini adalah salah satu aksi balas dendam karena tahun 2017 Jakkrit lah yang menjadi juara umumnya

Bagaimana prestasinya

Sederetan gelar juara di genggamnya, Tentu prestasi gemilang diperolehnya tidak dengan cara yang mudah. Berlatih dan berlatih adalah kunci suksesnya bahkan dia bertanding ke negara tetangga Khmer untuk latih tanding sebelum berlaga di AXCR. Ini adalah sederet prestasi Jakkrit Chawtale : 

  •  2018 Asia Cross Country Rally : 3rd position
  • 2018 Khmer Rally Raid : Champion
  • 2017 FMSCT Champion Awards
  • 2017 Khmer Rally Raid : Champion 
  • 2017 Asia Cross Country Rally : Champion
  • 2016 FMSCT Champion Awards 
  • 2016 Asia Cross Country Rally : Champion
  • 2016 Thailand Cross Country : 2nd position
  • 2015 Asia Cross Country Rally : 4th position
  • 2014 PRE-Moto Rally Thailand Championship : Champion 

Siap merebut podium axcr 2019

Jakkrit Chawtale menyatakan kesiapannya untuk merebut kembali juara umum di tahun 2019 ini. Dia akan mempersiapkan senjata baru untu bertanding di Asia Cross Country Rally 2019 yang tahun ini lintasannya mengarah ke Myanmar.  

Tentang Jakkrit Chawtale

"Jakkrit adalah pembalap yang pantang menyerah, saya salut sdengan kegigihannya dia"
Rudi Poa
Pembalap Indonesia

Ayo anda ikutan AXCR 2019 !!!

Aktor Fathir Muchtar dan Rudy Poa menyatakan siap ikut serta dalam Asia Cross Country

AKTOR FATHIR DAN RUDY POA MENYATAKAN SIAP IKUT

Asia Cross Country Rally 2019

Sebagaimana di lansir di naikmotor.com,   Fathir muchtar menyatakan siap untuk ikut serta dalam Asia Cross Country rally yang akan digelar pada Agustus 10-16 2019 di Pattaya sampai dengan Myanmar.  Rally akbar yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh organiser Jepang Tadayuki Sasa R1 Ortev ini  diikuti oleh pembalap manca negara.

Fathir yang sedang menderita patah bahu ini karena jatuh dari sepedamotor menyatakan optimismenya untuk ikut serta dalam AXCR.  Sekarang dia sedang dalam proses penyembuhan dan yakin tetap bisa ikut Asia Cross Country. Penggiat olah raga outdoor ini berjuang keras untuk kesembuhan agar bisa ikut Asia Cross Country Rally.

Demikian pula Rudy Poa menyatakan siap ikut serta dalam AXCR ini. Saat dihubungi Rudy sedang berada di Sumatera Utara mengikuti event Indonesia Offroad Xpedition yang mengambil start di Medan finish di Bukit Tinggi.  Pria gaek yang penuh pengalaman ini sudah mempersiapkan tunggangan baru yakni KTM 450 yang akan dibawa pertandingan nanti. Hery Cahyono dan mufti  Sutan Mudo juga sedang ikut serta dalam event IOX. 

Bagaimana dengan mobil. Memen sudah memulai membangun mobil dengan basis Jeep dengan type JK, Sepertinya pembangunan ini disiapkan jauh jauh hari untuk mempersiapkan mobil yang kuat. Memen Harianto (linggau) akan berpasangan dengan Rimrim Rimhalmsyah  sedangkan pembalap lainnya Wijaya Kusuma Subroto akan berpasangan dengan Lody Natasha.

Ikuti beritanya terus tekan tombol sebelah kanan bawah anda supaya anda tidak ketinggalan berita. 

Japan offroader berkunjung ke Exploride dan minum Kopi Lumpur di Bali

Japan friends datang ke Bali

Kebon Singaraja

Kebon milik rekan kami Gusti pemilik Banjar, dijadikan tempat permainan teman kami Satoshi Takeno, Adhit Samudra, Takuya Ono, Iwan Kurniawan dan Yasin Fadilah.

Kebon Putu

Kebon Putu ini adalah kebon milik Putu WItsen yang terletak di Angri dekat dari Danau Bratan pemandangan yang indah dengan kebon buah buahan yang menarik ini juga menghadirkan tarian khas Bali kecak. Disini team juga menikmati hidangan makan siang.

Setelah pertemuan dengan rekan rekan lintas komunitas di Pagedangan AON mall, tanggal 2 Februari 2019, esoknya kami siap siap menuju Bali, Pagi hari kami menjemput Satoshi Takeno dan Takuya ono yang menginap di Aston Rasuna dan dekat dengan kantor ordtraining.com milik wijaya kusuma subroto.  Kali ini kami naik city link menuju Denpasar, sehingga kami tidak perlu terburu buru ke airport karena airport hanya 30 menit dari Aston.

Setibanya di Bali, 03 Februari 2019, kami makan siang di Warung Murah di area double six, setelah itu kami ke Hotel Ibis Seminyak menaruh koper milik Satoshi dan Takuya. Kami lanjut perjalanan kami ke Garuda Wisnu Kencana, Sekarang GWK masuk harus bayar dan dibedakan antara turis dan tidak. Selisihnya juga lumayan, dimana kalau turis lokal hanya Rp. 80.000,- (delapan puluh ribu rupiah) sedangkan turis asing Rp. 120.000,- (seratus dua puluh ribu rupiah).   Setelah kami befoto bersama kami kembali menuju pantai dan menghabisan sunset disana.

Tanggal 04 Februari 2019 (Senen) kami bersiap menuju Mud Coffee / Kopi Lumpur  yang terletak di Pondok Mapatingan, Batu Bulan.  Mepantigan adalah salah satu tradisi atau atraksi seni bela diri tradisional di Bali yang masih bertahan sampai sekarang, anda bisa menemukan tradisi Mepantigan ini di kawasan Batubulan dan Ubud. Desa batubulan terletak di Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, dikenal dengan pengrajin patung batu padas dan pementasan tari Barong. Sedangkan Ubud memang kaya dengan alam persawahan dan menjadi salah satu pusat pariwisata Bali. Banyak dikunjungi wisatawan, di kawasan ini terkenal dengan keindahan alam sawah terasering dalam nuansa alam pedesaan, pementasan budaya dan hasil karya seni yang sudah mendunia. Buat anda yang ke Bali jangan lupa mampir ke Putu Witsen bigbikeculturebali.com atau mepatiganbali.com 

Setelah ke Mud Coffee kami menuju Pengosekan tempat Kadex Ramayadi mempersiapkan motornya.  Kami start dari Dumara Coffee yang terletak di Pengosekan Bali, rute kali ini melewati Sangeh bertemu dengan saudara tua kemudian ke desa Angsri dimana Kebon Putu terletak (Daerah Tabanan). Setelah itu kita ke Singaraja dan kembali melalui jalur Black Lava Kintamani.

Wah pokoknya sangat seru perjalanannya dan mereka merasa puas selama di Bali.  Terima kasih kepada Satoshi Takeno dan Takuya Ono, sampai ketemu di AXCR 2019.

  

 

 

Diskusi Komunitas Jimny di Pagedangan AEON Mall

SATOSHI TAKENO KE JAKARTA

injem mobil Djody Hendrowitjaksono

BlackXperience

Kedatangan Satoshi Takeno disambut hangat oleh komunitas Suzuki di Indonesia, ada Suzuki Jip Indonesia kemudian SKIN dan juga Jimny Daily.  Acara yang diadakan di Pagedangan ini dihadiri puluhan jimny berbagai model.  Pertemuan ini dimanfaatkan pula untuk sharing session dengan takeno, tentang bagaimana membangun mobil yang baik dan kuat, bagaimana memilih suspensi kemudian system navigasi yang baik dan lain sebagainya.

Video diatas adalah video dari BlackXperience. 

 

Meet and Greet dengan Suzuki Jimny Community

SJI, SKIN AND JIMNY DAILY

Tak terduga sambutan yang terjadi luar biasa  sekali. Puluhan suzuki Jimny berbagai model berkumpul disini mendiskusikan tentang keikut sertaan Suzuki Jimny wide di ajang Asia Cross Country Rally 2019.  Dalam pertemuan ini Satoshi Takeno menceritakan pengalamannya 5 kali juara dalam kelas bensin maupun juara umum. 7 kali dia ikut serta dan 5 kali diantaranya meraih podium.  Tentunya prestasi yang di torehkan tidak bisa di pandang sebelah mata dan pengetahuan dan pengalamannya di manfaatkan dengan bertemu komunitas jimny di Indonesia.

Pada kesempatan ini Jodhi meminjamkan oilnya untuk di coba oleh Satoshi Takeno. 

 

PERTEMUAN DENGAN KOMUNITAS suzuki jimny DI INDONESIA. sATOSHI TAKENO DAN TAKUYA ONO.

SUZUKI JIP INDONESIA

 Berkat bantuan Ari Babab dan Kelik Pangestu maka acara meet and greet dengan rekan rekan Suzuki Jimny Indonesia tercapai sudah. Rekan rekan SJI bahkan  menyempatkan diri memberikan kenang kenangan stiker maupun kaos SJI baik kepada Satoshi Takeno maupun Takuya Ono. 

SUZUKI KATANA JIMNY INDONESIA

Suzuki Katana Jimny Indonesia juga berkenan hadir. Kami mohon maaf apabila team Suzuki Grage Monchi tidak bisa memberikan apa apa kepada team SKIN. Namun persahabatan yang terjalin membuat Satoshi Takeno maupun Takuya Ono berkesan dengan keramah tamahan teman teman SKIN maupun SJI dan Jimny Daily

PENYERAHAN KENANG KENANGAN

Bertempat di Pagedangan AEON mall Ari Babab dan Kelik Pangestu disaksikan oleh segenap offroader tanah air diserahkan kenang kenangan kepada Takuya Ono pembalap motor team Etenoir Japan dan Satoshi Takeno Garage Monchi Japan.  Hadir pula Yuri Kusweri dengan bannya Accelera dan Hary Sanusi Founder IOF, ada pula Joko Josh  

satoshi takeno

Mencoba mobil

Mobil Jodhi (rekan saya) dipinjam untuk di coba dan belajar cara membawa kendaraan jimny. Satoshi berkenan mengajak Wijaya Kusuma mencoba dalam satu kendaraaan. Terima kasih kepada Jodhi 4XFUN yang berkenan meminjamkan mobilnya

meet and greet

Bertempat di 3 Wise monkey Satoshi dan Ono mengadakan acara makan malam, Pada acara ini juga di hadiri oleh para Founder IOF dan juga pembalap papan atas Indonesia TB Adhi. Surprise pula pak Jefrey JP berkenan hadir dalam pertemuan ii,

Djody Hendrowitjaksono

Salah satu suzuki Enthusiast yang kalau bikin mobil selalu rapih dan apik. Thanks to Djody atas pinjaman mobilnya. Jangan kapok kata Satoshi

Satoshi sengaja pake mobil Jodhi supaya dia tertarik ikutan AXCR di Thailand nanti.

Tentang Satoshi Takeno

Iwan the manager

Iwan menjelaskan tentang event axcr yang tahun ini akan start di Pattaya dan finish di Naypyitaw dengan jarak tempuh pertandingan 2400 km dan untuk kembali butuh jarak 1100 km jadi total pulang pergi sekitar 3500 km selama 7 hari.  Iwan juga menjelaskan kenapa akhirnya WIjaya Kusuma memutuskan memilih JImny sebagai kendaraannya untuk bertanding di Thailand. Pertama karena kekerabatan dengan team Garage Monchi yang sangat erat. Dukungan sparepart untuk JB 43 (dulunya JB33 tapi sudah dirubah ke 43) serta bantuan mekanik dari Jepang yang akan disediakan oleh Chuoh School of Engineering. Disamping itu Satoshi menjelaskan kemungkinan membuat team Monchi Japindo (Japan and Indonesia).  Kita lihat perkembangannya nanti ya. Semoga saja team Indonesia di permudahkan kedepannya nanti. 

Tak lupa diucapkan terima kasih kepada SJI, SKIN, Jimny Daily  Joko Josh, Babab, Kelik Pangestu, Yuri Kusweri, Djodhy, Hary Sanusi, Dewi Nurcahyani,  dan rekan rekan lain yang tidak bisa disebut satu persatu.  Semoga kita bisa bertemu di kesempatan yang lain

 

鈴木はとても謙虚です

"Saya mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari teman teman Indonesia, Semoga persahabatan Indonesia Jepang semakin erat kedepannya"
「私のインドネシア人の友人たちからの暖かい歓迎に感謝します。インドネシアと日本の間の友好関係が将来に近づくことを願っています
satoshi takeno
Asia Cross Country T1G Champion

Saya ingin kembali lagi ke Indonesia,

Satoshi Takeno the jimny man datang ke Jakarta

Satoshi Takeno the samurai from japan come to indonesia

SUZUKI JIMNY EXPERT

Modifikasi yang dilakukan diantaranya memperkuat chasis, kaiser locker depan belakang kemudian Trail Gear as roda. Dexel Competition brake, Exedy racing clutch dan agito nuts racing.

APA PEKERJAAN SATOSHI

Dia adalah pemilik Bengkel Garage Monchi yang terletak di Yokhaichi Mie prefecture. Pengen tau bengkelnya menyediakan apa saja kunjungi Garage Monchi

GARAGE MONCHI LOCATION

Garage Monchi terletak di Higashi-Sakabecho cho, Yokkaichi, Mie Prefecture 5120904 TEL. 059-334-1115 760

SPONSORED BY ORDTRAINING

Kehadiran dia ke Indonesia disponsorin oleh ordtraining.com sebuah usaha milik wijaya kusuma yang bergerak di bidang outsource dan pelatihan tenaga kerja bidang QHSE

Frequently asked questions

Ya Satoshi Takeno datang ke Indonesia di sponsori oleh ordtraining.com perusahaan yang bergerak dibidang pelatihan keselamatan kerja dan outsourcing.  DIa berada di Indonesia selama 7 hari ditemani oleh pembalap motor dari Jepang pemilik jam Etenoir dan Orange Crono yang mengerti bahasa inggris. 

Dia akan datang malam ini dan menginap di Aston Rasuna Hotel selama 3 malam. Jumat siang besok 1.1.2019 dia akan berkunjung ke Gramedia Group utamanya majalah Jip dan Otomotif group pada jam 13.00 kemudian lanjut ke Roma Auto Sport pada sore harinya. 

Malam hari dia akan mencoba makanan Indonesia bebek bengil di epiwalk, nah rekan rekan kalau ada waktu mampir ya di bebek bengil jam 19.00 malam. Bebek Bengil terletak di Epicentrum Walk.

Setelah hari jumat makan malam dengan komunitas offroad Sabtu pagi jam 08.00 dia akan ke quadra bengkel tepat wijaya kusuma membangun mobilnya. Suzuki JB 33 ini dibangun oleh Yasin Fadilah sepupu Yuma WIranatakusumah offroader gaek dan pendiri IOF.  Jam 11.00 siang dia sudah ditunggu oleh komunitas SJI yang akan menyambutnya di Pagedangan. Kita akan bermain offroad disini sebelum malamnya jam 19.00 makan malam di 3 Wise Monkey Jalan Suryo

Minggu pagi pagi sekali dia sudah harus terbang ke Bali dan bertemu dengan rekan dan kerabat Bali,  

Senen pagi direncanakan akan ketemu dengan Kadex Ramayadi di Ubud menikmati indahnya ubud dengan mengendarai motor. 

Selasa, team akan pulang sementara Takuya Ono dan Satoshi akan tetap di bali sampai Kamis malam

dia langganan juara kelas bensin sejak tahun 2012, dimana tahun 2012 dia juara 1 kelas T1G alias bensin dan juara umum 4, kemudian tahun 2014 Juara kelas T1G dan Umum ke 9, tahun 2015 Juara T1G direbut oleh Kenjiro Shinozuka dan dia juara umum 2 juga dengan Suzuki Jimny wide, sedangkan Satoshi Takeno berada di posisi ketiga T1G, tahun 2016   Kenjiro Shinozuka kembali meraih juara umum sedangkan Satoshi harus menyingkir karena mobilnya terlempar ke persawahan setelah menabrak pohon. Tetapi tahun 2017 kembali  meraih podium walaupun hanya di urutan 2 T1G karena podium pertama ditempati oleh Kenjiro Shinozuka pembalap gaek Japan yang juga jawara Dakar Rally. 

2018 kelas T1G dipegang oleh pembalap lokal Ho Sithikun namun juara dua tetap di genggaman Satoshi, Setiap keikut sertaannya Satoshi selalu memang. Memang Suzuki jimny powernya tidak kencang tetapi kekuatan mobil yang luar biasa ini yang membuatnya selalu konstan berada di posisi tengah dan menggigit di leg terakhir.

Ga ada salahnya kita berguru sama dia. Oleh karena itu ini kesempatan langka buat anda berguru sama ahlinya.   

anda tertarik untuk bertemu dengan Satoshi Takeno . Contact Us

0811802633

Satoshi Takeno dan Takuya Ono datang ke Jakarta dan Bali

SATOSHI TAKENO DAN TAKUYA ONO

AXCR Winner Datang ke Jakarta

Kecil cabe rawit…ini adalah julukan yang pas buat Suzuki Jimny . Satoshi Takeno berniat datang ke Jakarta Kamis 31 Januari ini.  Satoshi perhatikan Satoshi ini sudah ikut berkali kali AXCR bahkan juara 1 kelas T1G ditahun 2013, dan umum 4 dengan mengendarai Jimny.  Dia langganan juara dan tidak pernah lepas dari genggamannya kecuali ditahun 2016 yang disabet oleh Kenjiro Shinozuka yang juga mengendarai Suzuki dan Takeno mengalami kendala keluar lintasan.

Tentunya ilmu Satoshi ini perlu di simak, pengetahuannya perlu diserap dan keahliannya diambil alih.

Pria yang sangat bersahabat ini tidak pelit ilmu dan mau berbagi. Bahkan saat Wijaya Kusuma datang ke Jepang tak segan segannya dia meminjamkan mobilnya untuk di coba danditest serta dikupas tuntas. Dengan demikian Wijaya Kusuma tidak salah arah dalam membangun mobilnya.

Kedatangannya ke Indonesia tentunya selain memberikan semangat kepada team Indonesia juga berbagi ilmu. Didampingi oleh Takuya Ono Pemilik jam Etenoir dan juga Orange Crono Satoshi akan berada di Jakarta selama 3 hari sebelum dia melanjutkan perjalanan ke Bali selama 4 hari.

 

Yuk, ikuti terus beritanya dengan tombol sebelah kanan bawah ini untuk anda subscribed. supaya anda tidak ketinggalan berita.

Kota Menawan di Myanmar, Taungoo dan Naypydaw

ROAD TO ASIA CROSS COUNTRY RALLY

Asia Cross Country Rally melintasi Myanmar

Asia Cross Country Rally yang finish di Myanmar ini akan berlangsung selama 6 hari di mulai dari Pattaya di Thailand pada tanggal 10 Agustus 2019 dan finish di Naypiydaw di Burma atau Myanmar. 

Leg pertama akan Nakorn Nayok  kemudian lanjut ke LEG-2 Nakorn Nayok to Kamphaeng Phet.  Masih di Thailand  dan pada Leg 3 yang start di Kamphaeng Phet akan melewati Mae Sot kota perbatasan Thailand dan Myanmar.  Sebelum masuk ke wilayah Myanmar.

Ya Myanmar adalah negara yang exotic dan tumbuh berkembang. Negara yang kental dengan piramid dan kuil yang tersebar di pelosok negeri.

Sebagai pusat pemerintahan Myanmar, Naypyidaw adalah pusat pemerintahan dimana disini terdapat  Istana Presiden, tempat tinggal resmi para menteri  Kabinet MyanmarNaypyidaw terkenal karena kombinasi yang tidak biasa dari ukuran besar dan kepadatan populasi yang sangat rendah.  Bahkan ada beberapa orang menjulukinya sebagai Ghost City, karena sepinya.

Myanmar menjadi kota yang menarik dikunjungi selama event ini dan rute tahun ini 2200 km dengan contour pegunungan yang terletak di daerah  Maeping. Sampai saat ini kami juga belum mengetahui rute yang akan kami lewati tetapi terbayang sudah bagaimana pemandangan indah dan jalan pegunungan akan kami tempuh nantinya.

 

Asia Cross Country 2019 akan Finish di Burma

Asia Cross Country Rally akan dimulai di Pattaya dan berakhir di Naypydaw Burma

Informasi tentang asia  cross country rally 2019 secara resmi diumumkan dalam acara “Khob Khun Night” di Tokyo. Hadir para pembalap Thailand dan Kamboja diantaranya Visut kemudian Vong Kim Hout dan dari Indonesia yang diwakili oleh Rudi Poa. Dalam acara ini diinfokan bahwa rute yang akan dtempuh adalah 2200 km ke Myanmar, namun finish di NaypiDaw yang menjadi ibukota Burma atau Myanmar sekarang.  Menempuh jarak 2200 km selama 6 hari adalah event menantang yang sangat jarang. Event yang mirip dakar ini mengambil medan pegunungan, hutan lumpur yang tidak ada di Dakar dimana Dakar di dominasi oleh pasir sedangkan di Myanmar atau Burma ini didominasi oleh lumpur. 

 

●2019 Schedule
2.25 MonIssue for Regulations
3.25 MonPembukaan pendaftaran peserta
6.14 FriPenutupan pendaftaran peserta 
6.28 FriPenerbitan informasi hotel official 
7.24 WedPengumuman daftar peserta 
  
8.10 SatLEG-0 Pattaya Upacara pembukaaan dan start
8.11 SunLEG-1 Pattaya ke Nakorn Nayok
8.12 MonLEG-2 Nakorn Nayok ke Kamphaeng Phet
8.13 TueLEG-3 Kamphaeng Phet to Mae Sot
8.14 WedLEG-4 Mae Sot via Thailand/Myanmar Border ke  Hpa An
8.15 ThuLEG-5 Hpa An ke Taungoo
8.16 FriLEG-6 Taungoo ke Naypyitaw (Burma)

2019_map.png (1280×1280)

CLASS / PRIZE

Group MOTO
Group QUAD
Group SIDECAR

 

AUTO Class
Group T1 Modified Cross-Country Cars
  • Class T1.1 : 4×4 Petrol
  • Class T1.2 : 4×4 Diesel
  • Class T1.3 : 4×4 Electric
  • Class T1.4 : 4×2 Petrol
  • Class T1.5 : 4×2 Diesel
Group T2 Series Cross Country Cars
  • Class T2.1 : Petrol
  • Class T2.2 : Diesel
Group T3 Improved Cross-Country Cars 
(Lightweight)
  • Class T3.1 : T3
  • Class T3.2 : T3 (Light weight)

Prize following Supplementary Regulations that it will change totaLlstart number of competitor.

Some of SS has Sponsors Award (Cash)

MOTO/QUAD/SIDECAR

Moto/Quad (1 rider)                                   US$ 1,800-
Sidecar (with Passenger)                         US$ 2,700-
Service Car with 2 persons           US$ 1,800-
Additional service crew (per person) US$ 900-
Team Prize entry fee (2 or 3 Vehicles) (per person)
US$ 50-/vehicle

AUTO

Car including driver & co-driver    US$ 3,600-
Extra co-driver (4 door cars only)         US$ 900-
Service Car with 2 persons            US$ 1,800-
Additional service crew (per person) US$ 900-
Team Prize entry fee (2 or 3 Vehicles) US$ 300-/team

MEDIA

Media fees (per person)                           US$ 1,400-

Entry Fee include

  • Ijin lintas batas dan asuransi (see SR ART 13P)
  • Biaya bermalam di hotel sesuai dengan program rally (From Leg-1 to Leg-6) * tidak termasuk menginap pada 10 August 2019
  • Sarapan dan makan malam dari Leg-1 sampai finish rally.
  • Road Books, Service Books, ID, Competition number, etc.
  • Souvenir untuk seluruh partisipant.

Organizer akan mempersiapkan transport kendaraan truk untuk peserta dari luar negeri. Truk ini akan menghantarkan dari hotel ke hotel (Hotel finish ke hotel start)

 

 

 

Secretary Office of Asia Cross Country Rally

#903, 3-3-25, Zoshigaya, Toshima-ku, Tokyo, 171-0032, Japan
Tel: +81-(0)3-5911-3844
Mail: ortev@tkh.att.ne.jp

 

Indonesia representatives : Rudi Poa 081218603904 Wijaya Kusuma 0811802633

mail: info@axcr2019.com 

KENAPA JAYA TERTARIK IKUT AXCR

WIJAYA KUSUMA S

Memberikan makna dan arti kehidupan

Sepulangnya  kembali dari Phnomphen…Wijaya Kusuma S (Jaya begitu biasa dia dipanggil) mengutarakan minatnya ikut serta. Event dunia ini dikuti oleh peserta dari  11 Negara, dan Indonesia sudah ikut serta selama 4 tahun berturut turut. Jaya kali ini mengutarakan niatnya turun gunung ikut menantang ganasnya “Asia Cross Country Rally 2019“. Pria berkacamata ini akan didampingi oleh Navigator Loddy Natasha yang sudah dua kali ikut dalam AXCR ini, Rally kali ini sedikit lebih jauh dimana kalau sebelumnya berjarak 2000-2400 KM, maka kali ini atara 2600-3000 km dengan jarak balik antara Yangoon ke Pattaya sejauh 1050 Km. Namun hal ini masih dalam konfirmasi yang akan di umumkan resmi pada awal Februari nanti oleh Tadayuki Sasa sang Organizer. Mau di Myanmar atau di Cambodia tidak menjadi masalah, karena karakter medan yang mirip. 

Ikut event ini tidak lah mudah, karena mencari sponsor di saat seperti ini dimana kontestasi politik pemilihan umum dan pilpres sangatlah. Oleh karena itu Jaya tidak mau berspekulasi dalam membangun Suzuki Jimny Widenya. Dia pun terbang ke Osaka ketemu dengan Satoshi Takeno pemiik bengkel ternama di Yokaichi yang sangat paham tentang Suzuki. Semua pembalap Suzuki Jimny memodifikasi mobilnya disini. Jaya memulainya dari perkuatan kaki kaki, penggantian as roda dengan yang heavy duty adalah sangat penting. Kemudian pemilihan gigi yang tepat juga sangat menentukan. Modifikasi engine sempat menjadi masalah, namun dengan datangnya part yang dibeli dari Suzuki Motors Jepang membuat upgrade mesin menjadi mudah. 

Jaya, panggilan akrab Wijaya Kusuma, ini adalah Pendiri IOF yang gatal kakinya setelah melihat pembalap AXCR justru di dominasi oleh pembalap senior, sebut saja Kenjiro Shinozuka legendaris Dakar dan WRC dari Jepang ini sudah berumur 71 tahun dan masih terlihat di AXCR 2017. Kemudian  Ikuo Hanawa yang berumur kepala 5 lebih. juga mempunyai pengalaman rally Baja. Sedangkan di motor ada Fukumura yang umurnya sekitar 60 tahunan dan bahkan juara pertama Yoshio Ikemachi yang sudah kepala 5.  Jaya sendiri sudah tidak aktif lagi di dunia offroad semenjak tahun 2006. Masih terihat terlibat di acara offroad tarkam pada tahun 2010 tetapi tidak lagi ikut dalam kompetisi. Tentunya waktu 1 tahun persiapan ini dimanfaatkan benar benar dengan mempersiapkan mobil yang kuat (walaupun secara daya kuda jimny adalah underdog). setelah selesai proses pengecatan maka pemasangan mesin segera dilakukan dan diharapkan pada Januari 2019 akhir sudah bisa di test.  Senior Adviser Yoyok Soebadi akan mencoba mobil ini sebagai test driver sebelum mobil ini digunakan untuk berlomba nanti.

Motivasi Jaya mengikuti ajang reli yang terganas ini dengan satu tujuan adalah membawa nama bangsa Indonesia di kancah rally dunia, sekaligus ingin memberikan semangat, serta motivasi bagi kalangan muda Indonesia, khususnya para penggemar sport dan adventure.  Wijaya yang berprofesi sebagai Profesional di Media ini akan ditemani oleh Iwan Kurniawan, sebagai team manajer dan Yasin Fadilah sebagai chief Mechanic nya.

Soal target, Jaya dan Loddy hanya menargetkan bisa finish di setiap etape. “Kami tak ingin muluk-muluk menjadi juara dunia, namun kami cukup punya target bisa finish di setiap etape. Kalau menang itu namanya Bonus, karena tujuan kami adalah membawa nama Indonesia. Tentunya dengan ikut serta maka diharapkan nama Indonesia bisa dikenal dunia dalam dunia Internasional utamanya otomotif,” ungkap Jaya. 

Ia sempat katakan bahwa perjalanan Rally AXCR tidak lah mudah, untuk membangun Mobil itu sendiri Jaya menghabiskan biaya sendiri dengan jumlah mencapai 600 Juta, belom termasuk kirim mobil dan biaya pendaftaran disana yang memakan biaya sekitar 400 Juta rupiah. Nah, oleh karena itu dukungan sangat diharapkan agar Jaya dan Loddy sukses menjalani Rally AXCR yang akan digelar di Thailand dan Myanmar. 

Yuk, ikuti terus beritanya dengan tombol sebelah kanan bawah ini untuk anda subscribed. supaya anda tidak ketinggalan berita.