18Shares

Hari ini adalah hari kedua kami di Osaka (20/12). Pagi hari saya sudah siap mandi pagi. Seperti kita ketahui budaya Jepang adalah tepat waktu. Kami janjian pada pukul 08.00 akan ke Yokhaichi yang terletak Mie Prefecture. Disitulah bengkel Garage Monchi terletak.  Benar saja jam 7.30 Takuya Ono pemilik jam Etenoir sudah kontak saya dan bilang bahwa dia sudah berada dekat dengan hotel kami.

Satoshi Takeno, Yanagawa dan Ono sudah ada didepan hotel. Ya budaya Jepang adalah tepat waktu dan menepati janji.  Kami sudah dijemput dengan Toyota Voxy milik Ono. Segera kami tancap gas menuju Yokaichi yang terletak dekat dengan sirkut Suzuka yang terkenal.  Jarak tempuh Osaka ke Yokaichi adalah 141 km kearah pantai timur Jepang. Osaka sendiri terletak di pantai barat.

Kami tiba sekitar pukul 11.00 siang dan segera di sambut oleh keluarga Satoshi di bengkelnya. Kami merasakan kekeluargaan yang amat sangat. Rekan pembalap Jepang satu persatupun kumpul, Kou Hamaguchi perally AXCR yang menggunaan Jimny Kuning, Michihata ikut datang ke bengkel. Kemudian agak malam Ongen ikut bergabung dengan kami. Kami berbagi cendera mata, saya membawa mug dan kaos untuk dibagikan keteman teman Jepang dan mereka juga memberikan kesaya kaos sebagai kenang kenangan.

Diskusi tentang mobilpun dimulai, Takeno membawa mobil suzuki nya untuk kami bedah, mulai dari suspensi, penguatan chasis, ECU yang digunakan, teratrip meter dan lainnya. Saya juga mengorder beberapa part yang tidak terdapat di Indonesia seperti long field as roda, Kaiser Locker depan, heavy duty spring 2.5 inches, M15A water outlet  dan Free Hub. Yang membuat saya cukup kaget dan terharu, Satoshi Takeno memberikan secara gratis freelock Hub khusus mobil Jimny Wide yang partnya tidak tedapat di Indonesia. Luar biasa

Tak terasa jam 12.30 kami pun mulai merasa lapar, kami makan siang dirumah makan Jepang Udon, Wah disini makanannya enak enak. setelah makan siang kami kembali ke bengkel, kali ini kami mentest mobil milik Takeno. Saya mencoba membawa mobil ini di jalanan gravel, wow terasa mudah dan nyaman mobilnya. Satu lagi mobil rally ini masih menggunakan air condition whew berasa adem bro didalam mobil.

Handling mobil ini memang terasa berat karena roda depan dipasang locker sedangkan bagian belakang menggunakan Limited Slip Differential. Namun mobil ini terasa nyaman dan tarikannya ringan karena perbandingan final gear dan transfer case yang sesuai dengan power output mobil ini.

Setelah mencoba mobil, malamnya kami ditraktir makan malam di rumah makan Takidori, dan luar biasanya lagi kami ditraktir terus dari mulai makan siang hingga malam. Mereka sangat menghargai tamu, sifat ini yang sudah mulai luntur di masyarakat Indonesia.

Bengkel Satoshi sangat bersih dan semua tertata apik dan rapih, tidak terlihat oli berceceran disana sini. Tool nya digunakan semua serba otomatik. Bayangkan, Satoshi Takeno bekerja sendrian di bengkel itu. Padahal pelanggannya sangat banyak mulai dari mobil truck hingga mobil 4×4. Satu lagi Satoshi sangat cinta pada keluarganya, bahkan di belakang mobilnya dipajang foto keluarganya. 

BACA JUGA  Asia Cross Country 2019 akan Finish di Burma

Well hari mulai beranjak malam…kami jam 21.00 meninggalkan Yokaichi dan mengucapkan Sayonara kepada rekan rekan offroader Jepang. Thanks my friend sampai ketemu di event AXCR 2019 nanti.



 





WhatsApp chat