0Shares
PERBAIKI SUSPENSI AGAR BISA IKUT LEG 5 DAN 6

Leg 5, Kyaik Tio - Myanmar

Setelah kendaraan di check dan normal, maka kali ini saya mencoba untuk ikut Leg 5. Pagi hari setelah melakukan pemeriksaan mobil maka saya langsung line up. Kali ini saya melakukan star mundur lagi yakni no 3 dari bawah. Hahaha, yah nggak apalah dari pada tidak start sama sekali.  Kita di tahun 2019 ini latihan aja dulu sekalian memperluas jaringan persahabatan antar negara.

Leg 5 ini berjarak Kyaitio berjarak 79.10 km. Bagian pertama cuma 23.30 km dan merupakan track Tarmac pertama di event ini banyak blilnd corner dan tikungan tajam sepanjang rute ini. Saya bisa menyelesaikan dengan baik  dan lanjut ke PC Stop  28.90 SS2 bagian ini sepanjang 51.27 km panjangnya. Jangan anda bayangkan di SS2 Leg 5 ini jalanan rata. Track SS2 setelah PC Stop di Leg 5 terdiri dari jalanan licin tanah kemudian melintasi bukit kecil, perkebunan karen tambang emas dan perumahan. Dibeberapa bagian rute ini terdapat jalanan kecil dengan ukuran hanya 60 feet saja. Kali ini Suzuki Jimny biru bisa melakukan perlawanan dan menyusul team Korea 2 kendaraan dan Team Taiwan 1 kendaraan serta Team Myanmar 2 kendaraan. Baru start 1 KM sudah disuguhi air sepanjang 300 M. Lanjut kami memasuki perkebunan karen dan jalanan yang sangat licin, kami 2 kali tersasar disini bahkan kami sampai ujung jurang ternyata jalanan habis. Ampunnnn. 

 

Setelah melewati  hutan dan melewati beberapa sungai kami disuguhkan track berlumpur

Lumpur dan tanjakan tinggi membuat semua peserta berkumpul disini. Saya sempat mengantri nanjak dan didepan saya ada TTI, Fortuner yang dikendarai oleh Takuma Aoki pembalap motor yang dulu pernah mengalami cidera parah saat ikut MotoGP dan sekarang menggunakan Fortuner ikut dalam AXCR ini. Saya bertemu dengan Memen juga yang ternyata tidak bisa nanjak karena T Case nya jebol.  Saya melewati jalur kanan dan bisa menanjak dengan aman. Kembali sebelum finish kami sempat tersasar sedikit. Beruntung kami tidak tersusul oleh team Taiwan dan Korea.  Saya bisa menyelesaikan finish dengan baik walaupun ganjarannya suspensi belakang dua duanya patah dudukannya mengakibatkan kami mengendarai kendaraan seperti melihat tanah terus.  Ini adalah debut pertama saya setelah 16 tahun berhenti dalam aktifitas offroad, jelas Jaya. Namun ilmunya ternyata tidak hilang begitu saja.

Setelah finish kami harus menempuh jarak 300km tanpa suspensi menuju Naypyidaw. Sepanjang perjalanan kami melihat banyaknya mobil peserta yang rusak. Kami tiba di hotel kembali lagi tengah malam…..

Bersambung …

 

WhatsApp chat