Shares
WIJAYA KUSUMA S

Memberikan makna dan arti kehidupan

Sepulangnya  kembali dari Phnomphen…Wijaya Kusuma S (Jaya begitu biasa dia dipanggil) mengutarakan minatnya ikut serta. Event dunia ini dikuti oleh peserta dari  11 Negara, dan Indonesia sudah ikut serta selama 4 tahun berturut turut. Jaya kali ini mengutarakan niatnya turun gunung ikut menantang ganasnya “Asia Cross Country Rally 2019“. Pria berkacamata ini akan didampingi oleh Navigator Loddy Natasha yang sudah dua kali ikut dalam AXCR ini, Rally kali ini sedikit lebih jauh dimana kalau sebelumnya berjarak 2000-2400 KM, maka kali ini atara 2600-3000 km dengan jarak balik antara Yangoon ke Pattaya sejauh 1050 Km. Namun hal ini masih dalam konfirmasi yang akan di umumkan resmi pada awal Februari nanti oleh Tadayuki Sasa sang Organizer. Mau di Myanmar atau di Cambodia tidak menjadi masalah, karena karakter medan yang mirip. 

Ikut event ini tidak lah mudah, karena mencari sponsor di saat seperti ini dimana kontestasi politik pemilihan umum dan pilpres sangatlah. Oleh karena itu Jaya tidak mau berspekulasi dalam membangun Suzuki Jimny Widenya. Dia pun terbang ke Osaka ketemu dengan Satoshi Takeno pemiik bengkel ternama di Yokaichi yang sangat paham tentang Suzuki. Semua pembalap Suzuki Jimny memodifikasi mobilnya disini. Jaya memulainya dari perkuatan kaki kaki, penggantian as roda dengan yang heavy duty adalah sangat penting. Kemudian pemilihan gigi yang tepat juga sangat menentukan. Modifikasi engine sempat menjadi masalah, namun dengan datangnya part yang dibeli dari Suzuki Motors Jepang membuat upgrade mesin menjadi mudah. 

Jaya, panggilan akrab Wijaya Kusuma, ini adalah Pendiri IOF yang gatal kakinya setelah melihat pembalap AXCR justru di dominasi oleh pembalap senior, sebut saja Kenjiro Shinozuka legendaris Dakar dan WRC dari Jepang ini sudah berumur 71 tahun dan masih terlihat di AXCR 2017. Kemudian  Ikuo Hanawa yang berumur kepala 5 lebih. juga mempunyai pengalaman rally Baja. Sedangkan di motor ada Fukumura yang umurnya sekitar 60 tahunan dan bahkan juara pertama Yoshio Ikemachi yang sudah kepala 5.  Jaya sendiri sudah tidak aktif lagi di dunia offroad semenjak tahun 2006. Masih terihat terlibat di acara offroad tarkam pada tahun 2010 tetapi tidak lagi ikut dalam kompetisi. Tentunya waktu 1 tahun persiapan ini dimanfaatkan benar benar dengan mempersiapkan mobil yang kuat (walaupun secara daya kuda jimny adalah underdog). setelah selesai proses pengecatan maka pemasangan mesin segera dilakukan dan diharapkan pada Januari 2019 akhir sudah bisa di test.  Senior Adviser Yoyok Soebadi akan mencoba mobil ini sebagai test driver sebelum mobil ini digunakan untuk berlomba nanti.

Motivasi Jaya mengikuti ajang reli yang terganas ini dengan satu tujuan adalah membawa nama bangsa Indonesia di kancah rally dunia, sekaligus ingin memberikan semangat, serta motivasi bagi kalangan muda Indonesia, khususnya para penggemar sport dan adventure.  Wijaya yang berprofesi sebagai Profesional di Media ini akan ditemani oleh Iwan Kurniawan, sebagai team manajer dan Yasin Fadilah sebagai chief Mechanic nya.

Soal target, Jaya dan Loddy hanya menargetkan bisa finish di setiap etape. “Kami tak ingin muluk-muluk menjadi juara dunia, namun kami cukup punya target bisa finish di setiap etape. Kalau menang itu namanya Bonus, karena tujuan kami adalah membawa nama Indonesia. Tentunya dengan ikut serta maka diharapkan nama Indonesia bisa dikenal dunia dalam dunia Internasional utamanya otomotif,” ungkap Jaya. 

Ia sempat katakan bahwa perjalanan Rally AXCR tidak lah mudah, untuk membangun Mobil itu sendiri Jaya menghabiskan biaya sendiri dengan jumlah mencapai 600 Juta, belom termasuk kirim mobil dan biaya pendaftaran disana yang memakan biaya sekitar 400 Juta rupiah. Nah, oleh karena itu dukungan sangat diharapkan agar Jaya dan Loddy sukses menjalani Rally AXCR yang akan digelar di Thailand dan Myanmar. 

Yuk, ikuti terus beritanya dengan tombol sebelah kanan bawah ini untuk anda subscribed. supaya anda tidak ketinggalan berita.

BACA JUGA  Fred M Krijgsman datang ke Jakarta
WhatsApp chat