0Shares

AXCR 2019 Selesai Sudah

Indonesia yang diwakili oleh Wijaya Kusuma yang berpasangan dengan Lodi Natasha serta Memen Haryanto dan Rimrim Rimhalmsyah  dikelas mobil dan Rudy Poa Serta Fathir Muchtar, Edi Sudarmadi, Mufti dan Heri Cahyono di kelas motor telah menyelesaikan perlombaan Asia Cross Country Rally 2019.

Event akbar sekelas Dakar ini diselenggarakan di Thailand dan finish di Myanmar, Tercatat 34 Motor dan 40  mobil mengambil bagian dalan event ini dan 12 negara berpartisipasi dalam event. 

Kendaraan dikirim melalui pelabuhan tanjung priok pada tanggal 29 Juli 2019, sebanyak 5 motor dan 2 mobil dikirim menggunakan kntainer 40 feet. Container tiba di laem chabang pada tanggal 5 Agustus 2019, Memen dan team tiba tanggal 5 Agustus 2019 untuk mengurusi clearance kendaraan di Pattaya sedangkan WIjaya Kusuma dan team tiba di Pattaya pada tanggal 7 Agustus 2019. Kami menginap di Grand Pallazo Hotel, hotel yang megah dan besar yang terletak di Pattaya.

Setelah dikeluarkan dari kontainer, kami mempersiapkan kembali kendaraannya agar siap bertanding. Demikian pula team motor yang di manajeri oleh Rudy Poa dan Chief Mechanic Kadex Ramayadi. 

Tanggal 08 Agustus mulai dilakukan pendaftaran ulang, kemudian pengurusan kendaraan service car dan segala macam urusannya. 

Tanggal 09 Agustus 2019 Siang hari jam 14.00 dilakukan acara Briefing, pengambilan nomor, stiker peserta dan stiker sponsor, kaos sponsor dan lainnya, juga perkenalan terhadap penyelenggara dilakukan disini.Setelah scrutineering selesai, malam harinya ada gala dinner dengan seluruh peserta. Disini seluruh team dari mancanegara diperkenalkan oleh panita.

Tanggal 10 Agustus 2019, team melakukan penempelan stiker dan dilakukan scrutineering. Kami melakukan scrutineering pada pagi hari karena belum terjadi antrean yang panjang. Biasanya kalau siang maka yang scrutineering sangat padat. Scrutineering ini dilakukan disamping hotel. Setelah scrutineering selesai, malam harinya kami melakukan flag off di Walking Street Pataya. Situasi keramaian dan penuhnya hiburan malah disekitar Pattaya membuat situasi semakin semarak.

 

 

 

Saat menuju ke garis start sempat kami tersasar dan lucunya belakang kami ikut kami tanpa melihat peta makanya mereka juga ikut kesasar. Beruntung walau kesasar acara seremony start belum dimulai. Acara yang cukup meriah, kami dilepas satu persatu sesuai dengan nomor urut. Para peserta dilepas oleh panitia dengan sambutan penonton yang bercampur baur dengan wisatawan mancanegara, wuih rasanya bangga kami dari Indonesia jauh jauh bertanding di negeri orang.  Raut wajah gembira semangat sekaligus cemas tampak diwajah para peserta. Ya kenapa cemas, karena besok pagi jam 06.00 kami sudah mulai dilepas satu persatu dari halaman parkir hotel menuju Special Stage 1.

Wijaya Kusuma pembalap no 126 sudah menjalin hubungan baik dengan team Garage Monchi yang dipimpin oleh Satoshi Takeno yang start di urutan 8, sa

at start seluruh team Garage Monchi JAPIND bergabung dengan kami untuk berfoto bersama. Suatu hal yang sangat mengharukan.  Team Jepang bergabung dengan team Indonesia jalinan persahabatan antar negara. 

Jam  23.00 pelepasan peserta yang diadakan di Walking Street selesai sudah dan peserta kembali hotel untuk beristirahat dan siap siap bangun pagi untuk start esok harinya.

11.08.2019.  The battle begin,  peserta mulai dilepas satu persatu  dengan jarak 503.1 km ke Nakhonnayok. SS1 dimulai dari  Phai Chit dan finish di Thun Kabin sejau 100.8 km PC stop disini selama 20 menit sebelum lanjut lagi ke SS 2. Kami bangun pagi dan mulai start menuju Phai Chit   untuk menuju SS1 kami musti menuju ke luar kota sejauh 150 km, saat berjalan kami pun sempat tersasar, rombongan besar berbelok kiri di km sekitar 100 dan kami keterusan, beruntung kami ketemu service car team lain dan akhirnya kami ikuti mereka. 

Saat SS1 tiba kami ketemu dengan service car kami dan kami mempersiapkan mobil kami kembali sebelum start tiba. Sekitar pukul 11.00 setelah motor selesai start giliran mobil mulai start. Jarak Leg 1 SS1 sejauh 100.8 km cukup jauh. Saya berusaha bermain aman namun tetap menjaga kecepatan mobil, track SS1 cocok untuk mobil kecil seperti mobil kami, dan saya sempat menyusul 2 kendaraan didalam track sebelum akhirnya ban pecah di kira kira 50 km dari tempat start SS. Terpaksa kami ganti ban belakang kanan kami dan ini membuang waktu hampir 15 menit sendiri. Saat kami ganti ban terlihat team Myanmar dan team Kamboja yang kami susul kembali menyusul kami, bahkan kali ini lebih banyak lagi, team Taiwan dan Team Korea menyusul kami.  Lanjut kami gas lagi eh baru kira kira 5 km jalan kali ini indikator suhu radiator berkedip merah. Ini menandakan air sudah mendidih menjadi lebih dari 100 km, kami berhenti dan isi air 1 jerican. Ternyata switch fan lupa dihidupkan. Waduh baru SS pertama ada aja kendalanya. 

 Akhirnya SS1 saya selesaikan dengan baik walau sempat tercecer. Masuk SS 2 saya kebut untuk mengejar ketertinggalan di SS1, dan saat ada tikungan tajam roda depan mobil terlempar kesawah.Navigator menyampaikan bahwa finish tinggal 7 km. AKhirnya saya coba push mobil saya tanpa roda. Ternyata karena di paksa maka mengakibatkan kerusakan pada diskbrake dan Hub kendaraan. Terpaksa 300 m dari tempat copot roda saya berhentikan kendaraan daripada kerusakan lebih parah lagi. Dengan berjalan kaki saya cari roda yang hilang. dan ketemu di tengah sawah hahaha

 

 

Bersambung… Leg 2

 

FLAG OFF WALKING STREET PATTAYA
JIMNY MELINTAS DI PATTAYA
WhatsApp chat