0Shares

leg 2 AXCR 2019

Selasa,  12 Agustus 2019,  AXCR 2019 leg 2 dimulai dari Nakhon Nayok kearah Kamphaeng Phet.  

Cerita sebelumnya  di leg 1 dimana Suzuki Jimny setelah memperbaiki kerusakan pada Hub Roda depan dan Disk Brake yang pecah. Selanjutnya kami ke Hotel Chakung Rao yang terletak di Nakon Nayok. Kami menginap di Phusaktan Nakhon Nayok.

Di Leg 2 panjang lintasan dari start sampai finish adalah 596 Km yang dibagi dalam 234, 37 kilometer untuk SS 2, tetapi layaknya AXCR yang mengharuskan seluruh pembalap menempuh jarak tertentu untuk mencapai Special Stage. Event ini menarik dan tentunya melelahkan sehingga ketahanan fisik menjadi wajib bagi setiap peserta. Wijaya Kusuma yang mengalami kerusakan kendaraan pada hari pertama mencoba memperbaiki peringkat di SS2, Kembali lagi wijaya kusuma bahkan bisa menyalip beberapa mobil di Leg 2 namun saking enaknya track, mobil bisa di pacu menggunakan gigi lima di kecepatan 130 km perjam.  Track yang sempit adalah makanan jimny, disamping itu masuk dan keluar hutan menjadi tantangan tersendiri. Namun sayang setelah keluar hutan kami tersasar cukup jauh,  saya terus sampai kami menemui alang alang dan tidak ada jejak mobil sehingga kami yakin kesasar dan saya mencoba berbalik badan dan nanya penduduk, benar ternyata kami salah jalan.  Kejadian ini terjadi beberapa kali termasuk saat keluar Service Park. Dengan perasaan galau saya memacu kembali kendaraan kami. SS1 Leg 2 berjalan lancar namun setelah PC Service dan masuk ke SS2 baru sekitar 30 Km saat berbelok terasa mobil bergoyang, Saya mencoba berhenti dan menemukan baut roda belakang sebelah kanan putus semua. Putusnya baut roda berpengaruh kepada master rem yang rusak beserta isinya.

Perbaikan hanya memakan waktu 30 menit tetapi service crew perlu 3 jam mencapai lokasi kerusakan. Pengalaman tahun depan bahwa Navigator harus mempunyai pengalaman perbaikan kendaraan. 

 

 

Setelah perbaikan kami segera ke finish dan melapor selanjutnya kami ke hotel Chakung Rao di Kamphaeng pet. Dalam perjalan ke hotel kami menemu bengkel yang cukup besar. Kesempatan ini saya gunakan untuk memperbaiki kerusakan yang lain seperti suspensi kiri yang mengalami kerusakan, dan memeriksa bagian bagian lain yang mungkin rusak. Matahari mulai tidak tampak perbaikan kendaraan selesai jam 19.00 malam, saya lanjut kehotel, kami pikir jarak sudah dekat ternyata menuju hotel masih 3 jam lagi. Akhirnya kami tiba di hotel jam 10 malam.

Sampai dihotel kami ketemu dengan team Garage Monchi JAPIND dan kami dibantu oleh mereka spare part yang dibutuhkan diantaranya master rem belakang Disk Brake dan lainnya. Team yang terdiri dari Satoshi Takeno, Kou Hamaguchi dan Mekanik team Gotou, Abe, Michihara dan masih banyak lagi bahu membahu memperbaiki mobil Wijaya Kusuma

Kamphaeng Phet ini sudah didaerah utara Thailand, kalau malam udara sejuk tapi kalau siang jangan tanya panasnya seperti apa. Makin keutara makin sering turun ujan namun udara tetap saja panas luar biasa.  


Bersambung.



WhatsApp chat